Monday, February 8, 2010

nindy 4..

Aku baru saja merebahkan tubuh di kasur, mencoba melupakan apa yang baru saja terjadiBeberapa waktu lalu. Pukul 5 subuh, nindy meneleponku, memintaku untuk menjemputnya di daerah cijerah,  Dia bilang itu penting, aku sebenarnya belum tidur dari semalam karena ada pekerjaan yang mengharuskanku begadang hingga subuh, jadi aku iyakan saja permintaan nindy. Aku langsung meluncur saat mentari masih gelap, udara dingin dan lampu motorku mati,Aku berusaha pelan tetapi gas terus saja kutarik hingga tanpa sadar aku sudah masuk Pada kecepatan 60km/jam. aku sudah hapal rumah kost teman nindy tsb. Jadi aku langsungSaja meluncur kesana. Begitu sampai, nindy sudah berdiri di depan rumah kost tersebut Dengan celana jeans biru muda lusuh, kaos putih bergambar vocalis the cure, sepatu bootsCoklat dan kupluk besar warna coklat muda. Dia masih terlihat cantik walau aku tau dia Belum sempat mandi saat itu.

Hanya diawali dengan hai, dia langsung naik motorku, tanpa perintah aku pun langsung jalan.Sepanjang perjalanan menuju tempat kost nya, dia lebih banyak diam, namun entah kenapa pelukannya Erat sekali, mungkin karena dingin, pikirku.
Waktu menunjukan pukul 6:30 pagi, matahari sudah bersinar, mulai menghangatkan cuaca bandung yang dingin Saat itu. Sampai di kostan nya kami berdua masuk kamar, nindy langsung tersenyum dan mencium bibirku,ada apa ini gerangan ujarku dalam hati. Nindy semakin beringas menciumku, bahkan dia sudah memainkan Lidahnya di mulutku, aku ingin menolak karena aku sudah memajang tulisan dalam pikiranku, mengatakan bahwa Dia adalah sahabatku, tapi aku laki laki dan cuaca sangat dingin..

Singkat kata, kami akhirnya bercinta, ini pertama kalinya aku melakukan hubungan badan yang jauh dengan nindy, Entah kenapa aku merasa seperti nindy adalah pacarku, kami benar benar bercinta, bukan melakukan hubungan nafsu. Aku masih memeluk nindy saat itu, tiba tiba nindy bilang “jam 1 om parman dateng dari surabaya, dia mau aku tinggal Disana, dia udah cariin aku kerja, dia minta aku temenin tante nia, aku pindah“.Seperti mendengar petir di siang bolong, nindy ternyata harus pindah ke rumah om nya di surabaya, Aku hanya diam, aku tak tau mau bicara apa lagi, aku memandangnya, aku meneteskan air mata Yang segera aku hapus agar nindy tidak melihatnya, kenapa aku begitu kehilangan dia? Dia hanya teman, tak lebih dari itu.

Hingga pulang, aku tak banyak berkata, aku cium kening nindy saat aku mau menyalakan motor, ciuman yang sepertinya Sangat indah, ciuman sayang yang paling dalam yang pernah aku lakukan seumur hidupku, Aku banyak melamun sepanjang jalan, terdiam, hingga detik ini..

Monday, February 1, 2010

sesukaku..


aku ingin marah, ingin menamparnya, dia membuatku tak berkutik, aku ingin membawanya pergi jauh dari dunia yang dia hinggapi, membawanya ke duniaku, memeluknya seinginku, tanpa perdulikan siapapun yang ada di sekitar, aku memang temanmu, semua tau itu, tapi emosi tak bisa kompromi, entah apa, aku tidak mencintaimu, tidak pula menyukaimu, tapi aku ingin memilikimu, sesukaku..  

Tuesday, January 12, 2010

nindy 3..

suara air mancur kecil depan rumah terdengar jelas pada jam 10 malam lebih ini, badanku terasa remuk, lelah seharian mengerjakan laporan salah satu proyek di kantorku. sebuah lagu dari salah satu radio mengalun perlahan, hey aku mengenal lagu ini! ini lagu eric clapton, lonely stranger.

yes i must be invisible, no one knows me,,

salah satu lagu yang sering menemaniku jalan jalan malam, ya aku memang suka jalan jalan malam, aku merasa malam lebih sejuk dan indah, semua tertidur dan aku bisa menikmati semuanya serasa semua milikku. 

malam ini teringat nindy, baru tadi subuh aku pulang dari kostan nya. semalaman aku menghabiskan waktu bersamanya, melihat pemandangan rumah rumah yang berdempetan di sekitaran kostan nya, mendengarkan tetangga sebelah ribut, melihat anak muda sekitar bermain gitar dengan gaya bernyanyi ala charlie van houten, melihat luasnya angkasa dan bintang di langit yang terhalang tiang antena dan kayu untuk jemuran dan melihat teraturnya anak anak kecil pulang mengaji dari masjid. 

Nindy tadi malam berkata jujur, dia merasakan ada yang berbeda dengannya akhir akhir ini, dia sendiri tak pernah tau rasa apa yang dia rasakan, tetapi yang jelas dia tau bahwa itu karena hadirnya aku di hidupnya, dia memintaku untuk bisa mengertinya, akan rasa tersebut. aku menganggapnya jijik, dia bilang aku bagaikan udara, tak terlihat tapi selalu ada, aku tersenyum kecil sambil menjulurkan lidah, dia membalasnya dengan memukulku pundakku sambil sedikit memerah pipinya. dia memintaku terus bersikap seperti ini, menemaninya, melihat langit saat malam, mentertawakan masa lalu, mengejek hidup yang tak sesuai dengan cita cita, dan menghancurkan ikatan cinta dan menjadi seorang sahabat sesungguhnya. aku bersedia, aku menganggukkan kepala tanda setuju dengan ucapannya tersebut. nindy mendekat, dia mencium bibirku perlahan, aku diam, rokok lucky strike mentol yang sedang kupegang sebelumnya, terjatuh dengan sendirinya, aku kaget, apakah ini tanda "deal" persahabatan ala nindy? andai bisa kutanyakan itu, tetapi bibir dan lidahku terlalu sibuk bekerja dengan bibir dan lidah nindy. ciuman ini tak lama, tak lebih dari 30 detik, sesudahnya nindy tersenyum, entah kenapa senyumnya kali ini adalah senyum paling manis yang pernah dia miliki. tolong Tuhan, jangan buat aku mencintainya, ujarku dalam hati. aku janji ga akan sayang kamu, aku janji bakalan jaga rasa semuanya sebagai seorang sahabat. itu ucap nindy sesaat setelah aku berkata hal tadi dalam hati.  

malam ini aku mengingatnya, sahabat baruku, nindy..  

   

 

Thursday, December 10, 2009

melancholy blues by queen..

Another party's over
And I'm left cold sober
My baby left me for somebody new
I don't wanna talk about it
Want to forget about it
Wanna be intoxicated with that special brew
So come and get me
Let me
Get in that sinking feeling
That says my heart is on an all time low - So
Don't expect me
To behave perfectly
And wear that sunny smile
My guess is I'm in for a cloudy and overcast
Don't try and stop me
'Cos I'm heading for that stormy weather soon

I'm causing a mild sensation
With this new occupation
I'm permanently glued
To this extraordinary mood so now move over
Let me take over
With my melancholy blues

I'm causing a mild sensation
With this new occupation
I'm in the news
I'm just getting used to my new exposure
So come into my enclosure
And meet my
Melancholy blues.. 

untuk seorang sahabat: tetap kepalkan tanganmu,  tegakkan kepalamu, janganlah tertunduk lesu, hidup memang tidak abadi, angkat gelasmu dan kita buat semuanya lebih berharga dalam setiap detiknya.. 

Tuesday, November 24, 2009

nindy 2..

tak terasa beberapa waktu berlalu, aku akhirnya bertemu lagi dengan nindy di salah satu klub malam di daerah cihampelas walk beberapa waktu lalu. kulihat nindy sedang duduk dengan beberapa orang temannya, mereka ada di sisi kanan panggung sambil minum bir dan merokok. aku menghampirinya, dia sudah tersenyum sejak melihatku dari jauh, aku balas senyumannya. 

dia menghampiri dan memelukku, tangan kanannya memegang rokok, yang hampir saja menyentuh rambutku, dia tersenyum, bicaranya tak jelas, mulutnya bau alkohol, nampaknya dia mabuk. sangat malas aku melihat dia seperti ini. 

nindy kemudian mengajaku duduk bersama kawan kawannya, mereka easy going, mudah sekali akrab denganku yang baru saja mereka kenal. kami tertawa bercanda hingga tak sadar tanganku terus sambil memeluk nindy dari belakang. tak lama kemudian datanglah satu botol minuman keras yang disajikan pelayan untuk di meja itu, kawan kawan nindy menawariku minum, tapi aku menolak, aku kesitu hanya untuk melihat penampilan seorang dj asal jakarta yang kebetulan kawan baikku dulu, dia akan main sekitaran setengah jam lagi. ya aku memang tidak suka musik seperti ini, namun kawanku dengan sengaja mengundangku datang hingga bahkan pagi nya dia menyempatkan diri untuk singgah ke rumahku sebentar untuk memastikan aku datang malam ini. 

nindy kemudian meneruskan minum 2 gelas lagi, aku suruh dia berhenti, tapi dia malah menatapku, tersenyum, sambil berucap "ayolah, sekali kali gapapa kan?" aku hanya jawab dia dengan senyum lagi. entah kenapa saat aku memeluk nindy, aku merasa berbeda, hasratku naik, aku melihat leher nindy yang putih mulus, badannya yang sangat pas saat kupeluk, aku tak kuat, aku normal. 

And while a monstrous frenzy runs a course
That makes of a thousand men a smoking pile-
Poor fools! - dead, in summer, in the grass,
On Nature's breast, who meant these men to smile.  
- Rimbaud -


Friday, November 6, 2009

spark..

pagi ini masih terlalu dini untuk kujalani, deru kendaraan masih terdengar jelas di telinga, aku masih terduduk menunggu bus di salah satu halte dekat rumahku, bersiap menuju tempat kerjaku. dengan headphone aku berusaha menutupi semua kegaduhan jalanan, berusaha menampik bahwa perjalananku kali ini adalah tempat kerja, menceriakannya dengan beberapa lagu di telingaku, terdengar sangat indah, privasi sederhana di tempat publik. 

tak lama kemudian bus datang, tidak begitu penuh, aku duduk di pinggiran jendela, aku lebih suka seperti itu, melihat keadaan sekitar, tak hiraukan keadaan bus, berimajinasi seakan aku adalah sang pengawas hidup orang lain, senyum kadang keluar setiap kali aku seperti ini, sedangkan lagu masih terdenger pelan mendayu di earphoneku.

aku bersama mereka tertuju pada suatu arah, melakukan sesuatu, entah itu bekerja atau sekolah, kuliah. semua memiliki tujuan, lebih pada pencarian akhir pada sisi materi, namun beberapa ini hanya untuk mengisi kekosongan kegiatan. hidup hanya untuk mencari materi, betapa indahnya, senyum pahit di mulutku. terkadang aku lelah, semuanya seperti tak berujung, tak pernah berhenti, semua seperti ada cita cita yang harus teguh untuk diraih, beberapa mungkin tak pernah lelah, tetapi aku iya.  namun, aku selalu coba untuk tersenyum, walaupun itu senyum pahit, mencoba mewarnai semua..

i know i was wrong

i wont let you down

oh yea, yeah, yeah i will, yes i will.. 

- coldplay-spark terus mengalun di telingaku - 

Thursday, October 15, 2009

hutang budi


10:20 wib
aku masih belum bisa tidur padahal beberapa minggu terakhir ini istirahatlah yang paling kubutuhkan, reni masih terus mengajaku untuk chatt lewat YM, tak berhentinya dia bercerita mengenai masalah dengan pacarnya yang baru dia putuskan tadi pagi. aku sudah tidak kuat lagi mendengarnya, aku hanya menjawabnya dengan tulisan "iya", "ah masa", "bagus bagus".
10:28 wib
reni masih belum berhenti, sekarang dia malah tertawa, menjelaskan mengapa akan sangat menyesalnya sang pacar kelak. aku masih menjawab yang sama dengan tulisan tulisan pendek tadi. tapi entah kenapa, reni tidak menyadari bahwa jawabanku dari tadi hanya itu lagi itu lagi. lucu juga.
11:02 wib
aku sudah lemas, sangat lemas, aku terkantuk, kenapa aku tertahan? karena reni berjasa besar memasukanku ke tempat ku bekerja sekarang, aku merasa hutang budi sangat besar padanya. iya, hutang budi dibawa seumur hidup, sampai kapan? sampai merelakan aku terkantuk seperti ini dan tertidur sendiri?
11:13 wib
aku sign out tanpa pamit
aku tak perduli nilai moral hutang budi.

Wednesday, October 7, 2009

penyatuan hati..

beberapa waktu terakhir ini banyak sekali tema yang saya dengar atau baca tentang pernikahan, suatu proses yang hmm.. entah saya definisikan seperti apa proses ini. teralalu menarik dan juga terlalu rumit, kenapa rumit? karena melibatkan perasaan yang heterogen, cara pikir yang heterogen pula. kenapa saya sebut heterogen, karena pada awalnya si individu tersebut memiliki banyak sekali rasa dan cara pikir yang kemudian harus di satu visikan atau disamakan. sulit sekali menurut saya, karena itulah saya bilang ini rumit, tetapi dalam kerumitan bukan berarti pula bahwa individu tersebut tidak mampu. rumit sekaligus menarik.

rasti sudah mengenalkan adit pada ibunya, adit seorang designer grafis pada sebuah konsultan IT, sang ibu tidak setuju, dia berpikir seorang designer tidak akan bisa membahagiakan anaknya dalam segi finansial.

hamdi mengenalkan nina, seorang gadis baik baik, pada ibu nya, sang ibu tidak setuju, sang ibu masih tidak melupakan mantan si anak (ratu) yang baru sudah putus 6 bulan lalu, "memang kamu yakin pacar kamu ini bisa lebih baik dari ratu?" ujarnya.

wandi membatalkan pernikahannya yang direncanakan akan berlangsung tahun depan dengan witha, wandi berpikiran bahwa witha terlalu posesif berat dan sulit berubah dan membayangkan apa jadinya jika suatu pernikahan ada sikap posesif seperti itu.

raka menikah bulan depan dengan risma tanpa persetujuan kakaknya, sang kakak berpikiran bahwa risma bukan datang dari keluarga baik baik.


Wednesday, September 23, 2009

mungkin..

Mungkin Tuhan Mulai Bosan
Melihat Tingkah Kita
Yang Selalu Salah dan Bangga
Dengan Dosa-dosa
Atau Alam Mulai Enggan
Bersahabat Dengan Kita..

Saturday, September 19, 2009

konsistensi religius?

saya seorang beriman. saya seorang yang percaya. namun saya akui, di hidup saya (entah hidup orang) memang tidak bisa dipaksakan kedatangan rasa religius dalam diri, tidak bisa pula dipura pura ada namun sebenarnya berdiri diantara ada dan tidak. saya adalah seseorang yang dimana grafik religius nya suka naik dan turun, tidak pernah tentu. rasa religius itu saya definisikan misalnya rajin shalat, bersikap yang dianjurkan dan semacamnya. jangan coba bicarakan bahwa kita ini manusia dan memang tidak pernah lepas dari rasa khilaf dan salah. saya sudah tahu itu. dan sangat basi jika kenapa saya seperti itu dijawab dengan retorika semacam itu. jika memang seperti itu, kenapa saya harus membahas. logika semacam ini seperti sebuah diskusi umum tentang narkoba yang kemudian kesimpulannya adalah kembali pada diri masing masing. sangat lucu. siapa yang tidak ingin konsisten berada di jalur yang benar, ya setidaknya itulah yang saya inginkan. saya ingin menjadi manusia yang bisa dibilang rajin ibadah nya lah, bertindak baik, walaupun tidak harus sempurna. pada 2 bulan saya bisa menjadi seorang iblis, 2 bulan selanjutnya saya bisa menjadi seorang santri. masalah konsistensikah? benarkah saya punya masalah tentang hal konsistensi dalam hal religi? entahlah, mungkin seperti itu. nah ambil saja itu masalah utamanya, lalu bagaimana cara mengatasinya? sumpah saya tidak tahu, sampai sekrang pun hal ini masih saya pikirkan bagaimana penyelesaiannya, atau jangan jangan saya kembali ke jawaban, kembali pada diri masing masing. haha. mungkin pada akhirnya seperti proses hidup lainnya, ini adalah pencarian menuju suatu puncak. entah di puncak tersebut manusia mendapatkan rasa atau hal seperti apa. namun nampaknya saat konsistensi ini bisa dilakukan, rasa tenang akan terjadi, izinkan saya menjadi islam seutuhnya..  

Friday, September 18, 2009

sendiri..


saya selalu menikmati malam, sendiri, rasa tenang dan sepi..
adalah orgasme..

Wednesday, September 9, 2009

kami..

di depan rumah gerobak bubur pa jaka disenggol sebuah motor, tak ada kerusakan, pa jaka hanya berteriak kaget, sudahnya senyum kembali ia. kumpulan orang di ujung jalan itu merasa dibicarakan terus oleh remaja masjid. masalah aqidah, kebatilan, mereka malu. cukup dengan malu yang dapat menyelesaikan masalah, puja puji untuk dunia jika memang itu terjadi. adit mendorong gerobak es melintas dengan siulan lagu tombo ati, cukuplah dinyanyikan, maka hati akan menuruti isi liriknya, mungkin itu katanya. darmin si tentara kemarin sore itu tetap ngebut saat melewati jalanan di daerah RT 8, banyak anak anak, tak ada yang berani menegornya, bahkan pa RW. sedangkan rani, polwan di polres yang tinggal di kostan jumadi hanya bisa menggerutu, dasar orang ga tau diri, yang hanya diucapkan di dalam hati atau ke si mbok jamu.

kami rumit, kami bhineka, itu bahasa pancasila, tak usahlah anda berbicara masalah politik pada kami. sudah terlalu lemah kami, sudang sangat merasa rakyat, itu ujar bang darko. bereskan saja baik baik, kekeluargaan, jika memang ada apa apa, kata pa RW pelan pelan.

laksana raja di laut, lagu melayu itu terdengar dari kamar siti, yang baru 2 hari kemarin putus dengan amir, pelayan rumah makan ampera. amir selingkuh dengan reni, sales kosmetik asal ciamis. reza kepanasan, sambil sms.an dia menjelaskan pada sandra bahwa tarif esia itu lebih murah dari flexi dan m3 lebih murah dari simpati, sandra merasa kalah, ganti m3 besok ah, ujarnya pelan. sambil meladeni bubur, pa jaka bercerita, dia baru kredit motor honda vaio, uang muka cuma 500 ribu plus ktp dan kartu keluarga. adit lewat lagi, kali ini dia siulan dia menyanyikan lagu nidji, kenapa ya anak itu senang sekali bersiul.

kami jatuh tapi tak luluh lantah, kami di bawah, tak sanggup berdiri tapi kami dapat lancar merangkak. kami tak perduli dengan statistik kemiskinan pemerintah, satpol pp pemda, pemilihan walikota, apalagi kegiatan badan intelejen, kunjungan presiden, atau bahkan diplomasi negara. kami tersenyum di blok jalanan kecil ini, menjalankan hari dengan senyum selama ada matahari dan air hujan.

Wednesday, September 2, 2009

nindy..

saya masih ingat nindy pernah mengeluarkan kalimat saat kami sedang nyeruput teh botol dekat lapangan salah satu SD di daerah antapani sekitaran 4 tahun lalu, "kalo gw bisa nemu mesin yang bisa nge-undo kejadian, gw bakalan bayar berapapun juga", jawaban saya waktu itu hanya "emang loe mampu? buat apa emangnya?". nindy diam, dia tak tau mesin itu buat apa, saat itu kuliahnya hancur, pacarnya lebih memilih eksis di grup band nya dibandingkan menghabiskan waktu dengannya dan ayahnya ketahuan selingkuh dengan tukang warung di belakang kompleknya.    

saya tidak pernah suka dengan pembahasan masa lalu, saya pikir semua orang sudah seharusnya menutup semua lembaran hal tersebut, yang utama adalah sekarang dan masa depan. bagi nindy saat itu hidup memang sudah tak lagi dapat diajak kompromi. dia sudah lelah. tak tau harus bagaimana. dia terpaksa menambah 2 tahun lagi masa kuliah. dan aku sudah lebih dulu lulus saat itu. sejak itu kami tak bertemu lagi. kami hilang kontak. 

beberapa hari kebelakang saya bertemu dengannya saat saya turun dari bus di daerah cicaheum, nindy sudah berseragam kantor salah satu provider ponsel. dari jauh dia sudah tersenyum sambil menunjuk nunjuk, dia sudah total berbeda. dia langsung memelukku saat aku akan menjabat tangannya, kangen katanya. "bulan puasa euy! hehuehe.." ujarku, "gpp atuh, da cuma meluk kangen" jawabnya simple. jam sudah menunjukan pukul 5 sore, sebentar lagi buka puasa, tapi nindy memaksaku untuk singgah ke kost.an nya yang berada di daerah jalan suci tak jauh dari situ.      

di kost an nindy sudah ada makanan bekas tadi sahur, sesudah ganti baju dan cuci muka, dia kemudian menghangatkan makanan, setelah itu langsung duduk bersila di depanku, satu pertanyaan yang langsung dia tanyakan padaku "inget ga dulu kita pernah duduk di SD yang deket lapangan tea?" aku hanya tersenyum. aku sudah mengetahui kemana arah pembicaraan nindy. dari situ dia langsung berbicara panjang lebar. ternyata salah satu pegawai TU sempat menawarkan perbaikan nilai lewat jalan belakang, cuma 100 ribu per nilai ujarnya, akhirnya hampir habis 1.500.000 nilai nindy berubah B semua. tak lama nindy menyelesaikan skripsi dan lulus. sang pacar nya yang dulu, akhirnya terkatung katung band nya. tak jelas dikontrak oleh label apa lalu kena tipu, akhirnya band nya bangkrut dan bubar, dan masalah sang ayah tidak begitu berakhir baik, dia lebih dulu meninggal sebelum masalah itu beres, ibu nindy sempat stress selama 6 bulan namun sekarang sehat dan membuka usaha katering di daerah tanggerang. akhir cerita nindy sambil meneteskan air mata memelukku yang saat itu sedang dalam posisi bersila, hingga posisi kami aneh (hehehe..). lalu nindy bicara "makasih yah, omongan kamu dulu beneran ngaruh banget".  

aku sempat kaget, emang apa yang aku omongin ke nindy sampai dia bisa sampe berkata terima kasih, aku akhirnya sadar, bahwa kalimat "buat apa emangnya?" itu menjawab semuanya. masa lalu tidak akan pernah bisa kita jalani kembali. kita hanya bisa berbuat untuk sekarang dan masa depan. dan kembali kami nyeruput teh botol, namun kali ini dengan tawa dan bahagia..  

Friday, August 21, 2009

kedua..

tak jelas apa yang dilakukan ami dan sinta pagi itu, mereka asik di depan laptop mereka memeriksa facebook. mereka tau ini sudah jam 9, sudah saat nya mereka masuk kelas, hari ini mata kuliah psikologi komunikasi. "kita juga lagi belajar psikologi komunikasi kok ya" ujar ami. "iya, kita belajar liatin status status orang, itu psikologi kan.." sambung sinta yang kemudian sisambung oleh tawa keduanya. 

ami adalah adik semata wayang ray, ami kuliah semester semester awal di salah satu universitas di bandung. pagi itu sang pacar, angga, yang kebetulan adalah seorang gitaris salah satu band cafe di bandung hendak mengajak ami nonton film G.I Joe ke salah satu mall di kawasan cihampelas. hubungan mereka sudah mencapai 6 bulan, ami girang pada akhirnya mempunyai pacar seperti angga, anak orang berada dan juga seorang gitaris sebuah band. 

jam 11 ami sudah dijemput angga, meninggalkan sinta di kampus dikarenakan sinta masih menunggu pacarnya yang masih ada kuliah sampai jam 12. ami dibawa ke rumah sang pacar yang letaknya di seputaran setiabudi. ayah angga pengusaha kayu di sumatra, ibu nya memiliki 3 butik pakaian dan pemilik sebuah salon ternama, keduanya pengusaha sukses.  angga adalah seorang anak tunggal, jadi otomatis dia adalah anak yang sangat disayang keduanya, walaupun sejak kecil angga sudah biasa ditinggalkan mereka berdua.

di rumah angga, ami menyetel dvd sambil meminum jus melon yang ada di kulkas. angga duduk di sebelahnya sambil memeluk ami dengan erat sambil menciumi pipi ami sekali kali. tangan angga mulai memegang payudara ami, ami malahan tersenyum dan melirik ke angga. karena terasa mendapat izin, angga langsung mengalihkan tangannya ke arah bawah, tanpa sadar mereka berdua sudah tanpa busana.

saat angga berusaha untuk lebih jauh lagi, ami menolak yang kemudian dengan spontan menampar angga, angga yang sedang dalam kondisi "tinggi" seperti itu langsung emosi dan langsung menampar balik ami dan mencacinya dengan kata kasar dikarenakan penolakannya.. to be continue..      

Sunday, August 16, 2009

satu..

cinta menurut Sartre, tak pernah sepi dari rasa egoisme, selalu berupa suatu konflik, tidak pernah dilandasi oleh azas cinta kasih. setidaknya itu yg dilakukan pertama manusia dalam berinteraksi. itu yang sedang dipelajari ray pada malam itu. beberapa bulan kebelakang ray bukanlah seorang yang menyukai buku apalagi ilmu filsafat. ray adalah seorang kepala bagian surveyor di salah satu badan peminjaman uang atau perkreditan di bandung. kerja ray adalah memenej survey para calon peminjam atau nasabah di kantornya. ray jatuh cinta pada filsafat yang berhubungan tentang cinta semenjak dia dikenalkan dengan tulisan tulisan khalil gibran beberapa bulan kebelakang. tetapi karena dia beranggapan bahwa sang khalil gibran terlalu mellow dan bertele tele, maka dia beralih pada filsuf filsuf lainnya yang bercerita tentang cinta dalam karyanya, mulai dari nietzsche , freud, hingga ke sartre.

ray tak pernah lepas dari cara hidup metropolitan, seorang metroseksual dengan dandanan necis, perlente, gaya tubuh sombong dan elegan. tak akan ada yang menyangka dia menyukai filsafat. karena mungkin selama ini orang yang menyukai filsafat diidentikan dengan orang orang yang sangat tidak berperawakan dan bersifat seperti ray. beberapa "kata mutiara" dari filsuf tersebut sering ray gunakan untuk menggoda wanita, seorang pria muda modern mapan dengan kata kata romantis yang mantap, nampaknya wanita sulit untuk menolaknya. bukan sekali dua kali ray mencoba dekat dengan wanita lewat hal seperti ini. namun sayang sekali, ranjang adalah tujuan akhirnya dengan wanita wanita tersebut. dia mempercayai pemikiran sartre dimana manusia adalah objek mahluk jasmani, bukan rohani. dengan hal itu dia percaya bahwa manusia tidak mengurangi dan merugikan diri sendiri, memperkaya diri sendiri, menjadi lebih manusia dan menjadi lebih persona. ray berpendapat bahwa wanita dapat diperdaya oleh intelektualitasnya. 

pada suatu saat ray mendekati seorang wanita bernama rosie, seorang anak designer grafis lulusan singapura... to be continue...    

     

Wednesday, August 12, 2009

kejadian..

"Dunia serasa berputar, tahu-tahu aku sudah tertunduk di tanah; aku tertawa dan menangis sejadi-jadinya."  -ujar sartre dalam salah satu novelnya

ini yang sedang terjadi pada saya, siang ini sesuatu membuat saya tertunduk di tanah, membuat tertawa lepas dan sekaligus menangis sejadi jadinya. kejadian memang tidak dapat diduga sebelumnya, tak ada pembacaan situasi yang tepat akan masa depan oleh siapapun, saya menganggap itu semua adalah kebetulan yang terulang, a lucky random circumstances which happens over and over again, atau mungkin ada suatu bentuk perhitungan sederhana.

kejadian bisa saja berulang, kejadian akan datang dan pergi, tidak akan diketahui seperti apa kejadian yang selanjutnya terjadi, kejadian memberikan tanda tanya besar pada orang yang mengalaminya, kejadian pasti selalu terjadi, kembali lagi, kejadian bisa saja terulang, dengan ruang dan objek yang sama ataupun berbeda sama sekali, jangan sesali kejadian yang telah terjadi, semua ini hanyalah permainan, dan tergantung bagaimana anda memainkannya..   

Tuesday, August 4, 2009

email pagi untuk andre..

Selamat pagi andre,

Nampaknya saat ini sudah datang, saat yang memang tak pernah ingin kulalui, yaitu perpisahan kita. Aku sudah melupakan dimana saat kau menciumku pagi hari dan membangunkanku dengan ciuman hangatmu itu. Aku sudah mencoba melupakan dimana saat ulang tahunku kau cuti bekerja, memberi kejutan dengan kue tart di pagi hari, membuatkanku sarapan, memasak omlet dan menyediakanku segelas orange juice, dan menjadi pelayanku selama satu hari penuh. Sejujurnya aku akan merindukan saat saat itu, saat istimewa yang selalu kau berikan untukku.  

Sebelumnya aku minta maaf, aku menceritakan ini semua melalui email, karena aku tidak mungkin untuk membicarakannya langsung didepanmu. Aku tidak punya keberanian. Aku terlalu pengecut. selama 4 bulan terakhir ini aku berhubungan dengan steve, dia aku tau ini semua salah, aku menghianatimu, tetapi jauh di dalam lubuk hatiku, aku merasa ini benar, dan ini lah yang kuinginkan. tolong jangan bantah, ini yang sejujurnya aku rasakan, aku tau ini berat, tetapi aku akan melaluinya dengan baik. aku sekarang sudah di sydney, semua barang barang di apartement sudah aku pidahkan 3 hari lalu, dan beberapa pakaianmu sudah aku titipkan pada Mrs. grady.  

all i wanna say is, mungkin ini yang terbaik untuk kita, semoga semuanya menjadi pelajaran yang berarti bagi kita berdua, menjadi pengalaman paling berharga untuk masa depan. 

bapak itu..


di hadapanku dia masih bercerita siapa dirinya dulu, seorang kepala dinas salah satu instansi provinsi jawa barat. bercerita bangga bagaimana dia dahulu berprestasi hingga sang gubernur saat itu sering memberikan pujian, bagaimana dia berhasil melaksanakan program program merata hingga ke kabupaten kabupaten, bagaimana dia dahulu mampu untuk tidak berorupsi selama memegang jabatan tersebut, dan berbagai cerita lainnya yang utamanya membanggakan dirinya. aku senang mendengarkan ceritanya, malahan aku memang senang mendengarkan cerita orang orang, karena bagiku ini semua adalah pelajaran akan hidup, aku bisa mendapatkan pelajaran banyak dari hal itu.    

usianya sekarang sudah menginjak enam puluh. semenjak pensiun beberapa tahun kebelakang, bapak ini tidak berkegiatan apapun. dia hanya tinggal di rumah besar di kawasan gegerkalong bandung. "tinggal di tempat ini tenang dan bisa memasyarakat" ujarnya. dia mecontohkan para pejabat yang tinggal di perumahan elit yang dimana mereka bahkan tidak pernah kenal dengan tetangga sebelah rumahnya. bapak ini baik hati, namun sayang, beberapa tetangga tidak menyukainya. dia memang aktif di lingkungan sekitar, namun para tetangga suka mengeluhkan bagaimana dia bertindak, dengan tingkah yang suka memerintah seenaknya. saya berpikir, inikah yang disebut post power syndrome. 

tetapi disayangkan dengan watak bapak yang baik hati itu dia kurang disukai tetangga, mereka belum mengenal seperti apa bapak itu sebenarnya, atau mungkin bapak itu belum mengenal bagaimana homogenisasi dan "hidup memasyarakat" seperti yang tadi dia jelaskan? lalu, si bapak terus meneruskan ceritanya saat dia masih menjadi kepala dinas itu.. 

Friday, July 31, 2009

suatu tanya..


saat anda tidak mampu menghadapi atau mencoba terus menampik masa lalu apa yang akan anda lakukan? bertahan seperti layaknya mereka sang pemilik jiwa pemberani yang selalu berkata "run from reality? i'll say never!" atau lari seperti halnya mereka para penakut yang selalu mengatakan "i'm not running, just avoiding trouble". semua mengerti bahwa sisi subjektif tidaklah selalu bisa berkompromi, sisi objektif selalu menjadikan kita sebagai penderita, tapi apakah kau tetap harus lari dari kenyataan dan membentuk hal lain dalam dirimu yang bukan dirimu? jawab! 

Thursday, July 30, 2009

ps: i love you..


saat ini malam dan hujan
aku yakin dapat merakit rangkaian lain dengan baik
tuk menghilangkan kegelisahan awalnya
tapi kau datang dan semua buyar

duduk ditepian sungai
melihat aliran air pun tak indah
tindakan heroik menuju surga bersama mereka
sekarang tak ada tujuan
kau hancurkan semua

tapi aku rasional
melihat perasaan seharusnya
ini adalah cinta
bersiap ditemani wajahmu
entah itu kesanggupan
tapi aku mampu
untuk mematikan dan mencipta
karya dan asa lain
yang lebih baik dari michelangelo
tapi tak lebih indah darimu
karena ini adalah cinta