Monday, October 27, 2003

akhirnya tadi sore kuberhasil meng-upload gambar di blog ini yang sebelumnya tidak pernah berhasil, besok udah mulai puasa, makan, minum, and sexs should be kicked in this holly month, dengan semangat 45 aku sudah berniat untuk menamatkan puasa lagi, aku udah berniat ga akan puasa kaya taun lalu, taun lalu banyak banget godaan dan akhirnya setan menguasaiku. sialan!
kuucapkan selamat untuk setan tahun kemarin yang telah memenangkan pertandingan denganku, tapi awas2.. tahun ini akan kuambil alih tropy itu! hahaha..
maka dengan ini kuucapkan :
SELAMAT DATANG BULAN RAMADHAN
SELAMAT BERPUASA BAGI PARA MUSLIMIN DIMANAPUN KALIAN
MOHON MAAF LAHIR DAB BATHIN

chaw!!!


TRUST
satu gtulisan mendadak sebelum pergi, yang tiba-tiba aku teringat tema ini dan mungkin kupikir akan asik bila kutulis. tema yang kuambil saat ini adalah "trust no one", mirip judul film sih.. tapi biarlah, lagipula film itu menggambarkan sesuangguhnya bahwa kita tidak boleh memprcayai siapapun di dunia ini, kepercayaan sudah merupakan hal yang sudah tidak bisa dipercaya lagi! know what i'm saying? aku harap aku bisa bercerita panjang lebar mengenai tema ini.
kepercayaan yang seseorang akan ambil di dunia ini dalam masalah apapun sangatlah riskan, sangat sulit apabila kita memulai untuk mencoba mempercayai orang setelah kita dikecewakan orang lain, angkah demi langkah akan terasa berat untuk kembali menemukan kepercayaan, namun ada juga orang yang langsung percaya ama orang lain, langkah yang dia lakukan mungkin karena terpaksa karena suatu hal, baik itu berupa hal baik ataupun hal buruk.
ada seorang teman yang telah dikecewakan oleh kata "percaya", dalam selang beberapa waktu kemudian orang itu mencoba lagi menemukan kata percaya pada orang lain, namun apa hendak dikata, akhir tragis terjadi untuk kedua kalinya, dia sekali lagi dikecewakan oleh kata "percaya". setelah mengambil dari banyak pengalaman yang terjadi padaku dan banyak contoh yang bisa aku ambil dari banyak kejadian pula tentang masalah ini, aku menyatakan diri sebagai orang yang anti percaya pada orang lain, kepercayaan merupakan hal sensitif yang sangat-sangat aku tidak bisa aku bagi pada siapapun.
seorang filsafat jerman, nietsczhe pernah ngomong "..orang yang paling bisa membunuhmu adalah orang yang paling tidak berbahaya disebelahmu..", mungkin teman-teman bisa ambil kesimpulan dari kalimat itu. dan film yang aku ambil teman hari ini sangatlah aku jadiakn landasan, TRUST NO ONE!
chaw!

Thursday, October 16, 2003

apa blog kali ini gue buat terlalu serius? apa blog kali ini gue buat terlalu pake bahasa yang terlalu so intelek buat dimengerti orang laen? hm.. dont know...

Tuesday, October 14, 2003

positivis-intelek-masa depan
hari-hari ini otak sedang buntu, kadang-kadang sampe mumet ampe ga tau mau nulis apa, sehingga komputer dirumah tidak berfungsi sebagai mana mestinya, cuma dipakai maen game CS yang baru aku install ke komputer, dan dengerin lagu yang emang cuman segitu segitu ajah. pagi ini pun aku sudah pake handuk dan siap untuk mandi, tapi tiba-tiba malas dan kembali ke kamar dan mulai nulis tulisan yang ngga puguh ini, aku rasa kalo misalkan aku sengajain nulis kalo aku ngga tau bahan omongan apa yang mau ditulis, kayaknya ga pernah berhasil. dan maka dari itu, aku sekarang nulis dengan perasaan optimis akan mendapatkan topik yang sesuai sepanjang perjalanan hingga akhihr halaman ini.
lingkungan yang sedang kugandrungi untuk kuhidupi sekarang adalah lingkungan kampus, lingkungan yang aku pikir memiliki intelektualitas lebih banyak dan baik daripada lingkungan rumah sekitar. tapi banyak kendala juga yang bikin aku malas untuk hidup disana, mulai dari "versi intelektualitas" manusia unggulan ala himpunan yang sungguh aku tidak perduli tapi membuatku perduli, u know what i mean kan?
tapi dimanapun lingkungan yang kita tempati, kita harus belajar buat beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan tersebut. alasan kenapa aku lebih memilih lingkungan kampus sekarang mungkin karena lingkungan yang aku diami sekarang sangat-sangat menurun dari segi kualitas dan kuantitas, juga mungkin kemuakan akan manusia-manusia yang mendiami lingkungan ku sebelumnya. kenapa? mungkin sejalan dengan umur manusia akan merasakan bahwa mereka tidak akan mendiami lingkungan yang sama seumur hidup. mereka pasti akan beranjak dan memilih lingkungan yang lebih cocok dengan karakteristik mereka dan umur mereka juga hobi mereka.
hingga saat ini birokrasi masih sucks! maish tertahan norma-norma ketololan yang bersifat dogma, tapi biarkanlah, mungkin lingkungan seperti ini yang akan saya hadapi dan yang akan saya isi dalam menghadapi hari tua, cita-cita saya masuk DEPLU, dan mungkin lingkungan nya tidak lebih dari kampus, baik berupa birokrasinya maupun kehidupannya. huh! saya hingga saat ini tidak pernah merasa menyesal pernah mempelajari kegiatan kehidupan diluar norma-norma positivis, birokratis. dimana kehidupan diluar itu sangatlah benar-benar hidup. mungkin dimana manusia yang hidup di dunia tanpa aturan dan mencoba bertahan hidup didalamnya. atau mungkin dunia dimana didalamnya hanya terkuasai oleh sebagian orang dan tidak memperdulikan orang lain di luarnya. nah! itulah dunia tanpa birokrasi dan dunia diluar norma-norma positivis. hehe.. cukup perjuangan kan?! dan aku pikir ngga seenak kehidupan didalam alur positivis dan birokratis yang serba teratur dan mudah untuk mendapatkan apapun .


tangisan malaikat

tadi malam langkahku terhenti mati tiba-tiba
tadi malam kudengar perlahan rintihan sakit
tadi malam kulihat bercak darah di lantai suci sepanjang lorong
tadi malam kulihat ia memegang perutnya yang berdarah
tadi malam kulihat pisau tajam dan panjang tertancap di perutnya
tadi malam kulihat dia minta tolong sambil memohon padaku
tadi malam kubunuh ia.. karna mengabaikanku..






penggusuran-metropolis
hari menjelang malam, setelah shalat magrib aku kemudian duduk disini, depan komputer, mencoba menceritakan apa yang baru saja kulihat di televisi, yap! suatu cerita penggusuran, penggusuran kawasan yang ga jelas dikarenakan apa mereka digusur, mungkin ngga lain karena tanah itu adalah tanah milik suatu perusahaan atau mungkin pemerintah daerah akan membangun sesuatu di atas tangan itu. terjadi aksi perlawanan besar-besaran dalam kejadian penggusuran tersebut, pemblokiran jalan tol dan pelemparan terhadap petugas penggusur juga terjadi, amarah memuncak dan memanas, tangisan warga yang tak rela rumahnya dihancurkan cukup membuat bulu kudukku bediri.
dari satu segi penggusuran merupakan hal yang cukup baik demi tegasnya hukum dan jelasnya undang-undang yang berlaku, tapi di sisi lain, penggusuran merupakan penghancuran rumah-rumah yang tidak bertanggung jawab, apakah pemerintah hanya akan melihat itu semua sebagai lingkungan kumuh? lingkungan kotor yang hanya mengotorkan kota? tapi apakah mereka tidak melihat jika warga yang kena penggusuran itu hampir kebanyakan dirugikan? dan biasanya penggusuran tidak memberikan ganti rugi atau jalan keluar yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.
apakah pemerintah ingin mendirikan sebuah kota metropolis tanpa kaum miskin/kumuh didalamnya? apakah pemerintah ingin mendirikan sebuah kota metropolitan dengan rakyat yang serba kaya tanpa ada rakyat miskin? apa pemerintah ingin mendirikan kota sempurna? apa pihak penggusur ingin selalu untung dalam penggusuran tanpa melihat orang lain? apa pihak penggusur hanya ingin keadilan bagi dirinya tanpa keadilan bagi orang lain? apa pihak penggusur hanya ingin jalan keluar yang baik hanya untuk dirinya? bisakah itu semua terjadi? bisa? iya! bisa! hingga detik ini keinginan pemerintah/pihak penggusur pasti selalu bisa melakukan hal itu? dan mereka selalu jadi pemenang dalam hal ini.
apalah lagi yang bisa dilakukan rakyat yang terkena gusuran? tidak ada! mereka hanya diharuskan ridho melihat rumah mereka dihancurkan hanya dengan sedikit ganti rugi ataupun tanpa ganti rugi sedikitpun!
yap! indonesia memang telah hancur, dibabat habis oleh kaum pemilik kapital yang tidak pernah perduli pada kaum pekerja atau kaum tertindas,tidak ada lagi belas kasihan atau keadilan yang memang diharuskan tetap selalu ada...
hmm.. dead! dead! and dead!


>
bandung = necropolis sejati
perjalanan tadi malam sungguh melelahkan, akhirnya ku sampai pada kota metropolisku yang baru saja men-cap diri menjadi kota neo-metropolis, dari katanya juga sudah terdengar sangat-sangat metropolis, perlahan ku bertanya pada temanku sebelahku "..puaskah mereka melihat kota kita sekarang..?" temanku menjawab "..sepertinya mesin-mesin besar puas menerkam kita sekarang..". tikungan selanjutnya terlihat orang bekumpul di salah satu sudut yang agak gelap, "..iya, mereka buruh pabrik.." kataku, dan masih dengan seragam yang sudah sedikit lusuh mereka tetap semangat bekerja walau ini masih pagi, sangat berbeda dan sangat kontras melihat seragam mereka yang lusuh lalu disamakan dengan bangunan-bangunan kota yang begitu megah dan mewah, kenapa bisa berbeda yah? kusampingkan kendaraanku, kutawarkan apa yang hendak temanku titip, karena ku hendak membeli sesuatu di salah satu mini swalayan 24 jam, "..apa yang mau kau titip..?" ujarku, dia menjawab "..minuman yang tidak berbau coke ataupun soda..", mungkin dia sedikit anti terhadap minuman tersebut dikarenakan suatu hal, entah karena apa.
aku sulit menemukan minuman seperti itu sekarang, entah kenapa, barang murni sekarang yang mungkin masih benar-benar murni hanya bisa kudapatkan dengan meracik sendiri dari buah-buahan segar yang sulit juga kudapatkan sekarang. "..huh! ga ada nih minuman yang ga pake soda atau coke?.." tanyaku pada pedagang itu, "..udah ga ada lagi mas', sekarang mana ada sesuatu yang sulit dan ngga instant ?.." jawab pedagang itu, sudahlah ujarku, lupakan saja, saat melangkah keluar ku sudah tidak melihat temanku tadi di tempat dimana ia seharusnya berada, pandanganku langsung melihat ke juru kanan dimana temanku tadi sedang sedikit berbincang dengan seorang temannya yang sangat-sangat ber-style punkers < entah itu hanya sekedar style atau nyata, karna kulihat dia menggenggam satu bungkus ayam mcD dan satu botol coke >, aku berteriak padanya lalu mengajaknya melanjutkan perjalanan malamku, di jalan temanku berkata jika temannya itu tadi baru saja melaksanakan demo anti-kapitalis di balai kota setempat, "..oh yea?! hehe..", hanya kata-kata itu saja yang keluar dari mulutku untuk menanggapi cerita temanku itu, mcD dan coke bukan kapitalis? ya rite!.. pikirku dalam hati.
beberapa menit setelah itu temanku mengantuk dan terpaksa aku harus mengantarkannya pulang kerumahnya, setelah itu akhirnya kini aku sendiri, berkendara mengelilingi kota neo-metropolisku yang sudah tidak bisa lagi kubilang indah atau segar apalagi asri.
tubuhku sudah lelah, akhirnya kumelaju kencang pulang kerumah, dan tertidur, dirumah terpikirkan beberapa pertanyaan, kurang cukupkah perubahan yang terjadi sekarang? kurang cukup metropoliskah kita? kurang cukup mewah dan megahkah kota kita? mau dikemanakan lagi kota kita yang terkenal segar dan asri juga hijau? tak ada yang bisa menjawabnya!
masalah masih sekitar : SALARY, CAPITAL, RENT, LOAN, WORK, TRUTH, LIE, MORALS, COMMODITY, SLAVERY, SEX, DRUGS, MUSIC, FUN, PLEASURE, BUY, MARKET, HISTORY, INDUSTRY, BUILDING, CULTURE, RELIGION, PAIN, HEAL, BOSS, WORKERS, LEADERS, AND FINALLY.. MONEY !