Tuesday, November 27, 2007

tolak WAJIB MILITER


Tahun depan akan ada pengajuan RUU wajib militer dari dephan???? masih banyak sekolah yang runtuh yang belum diperbaiki karena masalah dana. masih banyak masyarakat yang kelaparan karena sulitnya mencari pekerjaan di negara ini. masih banyak anak putus sekolah yang dikarenakan tidak mampu membayar biaya sekolah. masih banyak pengusaha kecil dan menengah yang butuh bantuan. masih banyak masyarakat indonesia yang mencari sesuap nasi pun susah! dan duitnya mau dipake buat wamil? what the fvcxxxxx??!?!? masyarakat butuh kesejahteraan dan pendidikan! bukan hal seperti ini.
RUU paling lucu setelah RUU pornografi dan pornoaksi. hahahahahaha..

TOLAK WAJIB MILITER!!!

-

Friday, November 23, 2007

8 reasons

Eight Reasons Why Capitalists Want to Sell You Deodorant.

1. Body smells are erotic and sexual. Capitalists don't like that because they are impotent and opposed to all manifestations of sensuality and sexuality. Sexually awakened people are potentially dangerous to capitalists and their rigid, asexual system.
2. Body smells remind us that we are animals. Capitalists don't want us to be reminded of that. Animals are dirty. They eat things off the ground, not out of plastic wrappers. They are openly sexual. They don't wear suits or ties, and they don't get their hair done. They don't show up to work on time.
3. Body smells are unique. Everyone has her own body smell. Capitalists don't like individuality. There are millions of body smells but only a few deodorant smells. Capitalists like that.
4. Some deodorants are harmful. Capitalists like that because they are always looking for new illnesses to cure. Capitalists love to invent new medicines. Medicines make money for them and win them prizes; they also cause new illnesses so capitalists can invent even more new medicines.
5. Deodorants cost you money. Capitalists are especially pleased about that.
6. Deodorants hide the damage that capitalist products cause your body. Eating meat and other chemical-filled foods sold by capitalists makes you smell bad. Wearing pantyhose makes you smell bad. Capitalists don't want you to stop wearing pantyhose or eating meat.
7. Deodorant-users are insecure. Capitalists like insecure people. Insecure people don't start trouble. Insecure people also buy room fresheners, hair conditioners, makeup, and magazines with articles about dieting.
8. Deodorants are unnecessary. Capitalists are very proud of that and they win marketing awards for it.


-

Monday, November 12, 2007

masyarakat daging


pada pertemuan rutin setelah tabling saat hari minggu kemaren, beberapa point saya ingat, yaitu tentang masalah serving makanan daging, tapi masalah tentang daging dan fnb tidak akan saya bahas lebih lanjut lagi karena biarlah itu jadi urusan fnb. hehehe. yang saya garis bawahi adalah tentang bagaimana produksi daging dan indonesia.
indonesia adalah negara agraris dan kelautan, yang notabene pasti banyak sayuran dan semacam ikan, tapi kenapa yang menjadi konsumsi adalah daging (dalam hal ini daging dari binatang darat) yang menjadi hal penting dalam makanan? muncul pertanyaan apakah hal ini berkaitan dengan industri? saya jawab iya, karena industri yang "berkaitan" dengan daging bagaimanapun telah banyak di indonesia, seperti peternakan, supermarket, pasar tradisional (walaupun di pasar tradisional lebih banyak yang dagang sayuran) hingga restoran fastfood. nah ini yang terakhir yang menjadi perhatian saya. daging menjadi salah satu makanan pokok di indonesia karena munculnya restoran2 ini. ini menurut saya yah.
ya pokoknya akhirnya yang ingin saya bilang adalah bahwa industri bisa merubah segalanya, selain masalah banyaknya efek dari kapitalisme dan semacamnya, contoh kecilnya ya ini, masalah daging ini, yang kemudian menjadi salah satu makanan pokok kita.
menurut hegel dan marx sejarah dipandang sebagai realisasi dari suatu skema metafisika besar. sedang menurut fukuyama, komitmen terhadap sejarah yang bertujuan (seperti yang diungkapkan hegel dan marx) itu telah menciptakan berbagai persoalan umat manusia (peperangan, revolusi berdarah, dsb), dan kita telah mendapatkan kesempatan, sesudah ambruknya imperium soviet, untuk menyudahi obsesi ini dan mulai menciptakan gaya hidup demokratis liberal yang damai.
nah! (kali ini saya ambil dari sudut pandang fukuyama) setelah sekarang "terjadi" dunia demokratis liberal ini, kemenangan industri semakin menjadi, dimana akhirnya menghasilkan sistem pasar, yang dimana sistem pasar adalah sistem yang eksploitatif yang dirancang untuk menguntungkan merka yang secara ekonomis paling berkuasa dalam masyarakat. dan hal mudahnya yaitu banyaknya restoran yang menyajikan menu daging sebagai menu utamanya. kalo emang diurut yah, mana sih yang lebih menciptakan berbagai persoalan umat manusia? hehe. tapi ya gimana lagi. namanya juga demokratis liberal.. kita adalah masyarakat daging.. hahhaa!

-

Thursday, November 8, 2007

minerva


"i get all.. numb.. when she sings its over.. such a strange numb, and it brings my knees to the earth.."
-sepotong lagu minerva dari deftones mengingatkanku padanya..

aku melihat dirinya menarik surga
denganmu bagaikan aku menjadi aku
kooperasi indah seperti demokrasi dan rakyat
seperti chino moreno dan papan luncur
ku dapat mengartikan ribuan hal lainnya
karena aku merindukanmu

tapi setiap adrenalin malam tau
kau tidak melihat
menengoknya pun entah
mimpi buruk ini begitu indah


dan chino moreno pun terus menyanyi..
"So God bless you allFor the song you saved us..oh...For the hearts you break, everytime you moan And God bless you all on the earth..."
-