A Faithful Woman vs. An Atheist
Once upon time in mBantul lived an elderly faithful lady,Marsinah, who was well-known for her faith and for her confidence in talkingabout it.
She would stand in front of her house and say "God bepraised" to all those who passed by.Next door to her lived an atheist, Nyono, who would get soangry at her proclamations he would shout, "There ain't no Lord!!"
Hard times came upon Marsinah, for the last two months sheonly ate “nasi aking” (dried rice) and she prayed for God to send her someassistance.
She would pray out loud in her night prayer "Oh God! I needfood!! I am having a hard time, please Lord, PLEASE LORD, SEND ME SOMEGROCERIES!!"
One night Nyono happened to hear her as she was praying, anddecided to play a prank on her.
The next morning Marsinah went out on her porchand found a large bag of groceries.
She raised her hands and shouted, "Godbe praised!.
"Nyono jumped from behind a bush and said, "Aha!I told you there was no Lord.
I bought those groceries, God didn't.
"The old Marsinah laughed and clapped her hands and said,"GOD BE PRAISED.
He not only sent me groceries, but he made the devil payfor them!"
its about the love we share, the dreams we refuse to surrender, and the secrets we hold..
Thursday, April 19, 2007
Thursday, April 12, 2007
myself dan eksistensialisme
human are condamned to be free, itu apa yang sartre bilang. paham ini bilang bahwa pahamnya berpusat pada manusia individu yang bertanggung jawab atas kemauannya yang bebas. bebas dalam artian, sadar bahwa kebenaran bersifat relatif, dan karenanya masing-masing individu bebas menentukan sesuatu yang menurutnya benar.
sebenarnya setiap paham dalam filsafat saling terkait dan berakar dan terakar, begitu juga dengan eksistensialisme, paham ini berkaitan erat dengan berbagai paham pemikiran liberal, humanis, dan sekular.
tp entah bila pemahaman ini disambungkan pada pemikiran teologis, pemikiran tentang Sang Maha Kuasa, karena kata "kebenaran mutlak" tidak dibahas disini, hanya sebatas manusia dalam kehidupannya. mungkin kata "condamned" menurut sartre itu , yang mengutuknya adalah Tuhan. setidaknya itu menurut saya.. haha!
Eksistensialisme mempersoalkan keber-Ada-an manusia, dan keber-Ada-an itu dihadirkan lewat kebebasan. tapi kalo disambungin ama keber ada an, jadi pusing ya, malahan ntar nyambungnya ke habermars, time and being, fenomenologi, imanuel kant, dsb.
enough about this, its my life now, and right now, i'm doing "my own existensialisme", tapi saya sendiri tidak tau batasan kebebasan ini sampai dimana. apa batasannya benar2 berada pada saat menyinggung kebebasaan orang lain? kebebasan ini menimbulkan stagnasi tinggi hingga mencapai taraf kebosanan. hampir semua orang pasti merasakan hal ini.
saya benci mengatakan ini, tapi, saya membutuhkan kehidupan normatif! saya tidak membutuhkan kebebasan.
anyone needs a balance on their life, people are not only condamned to be free but people are also condamned to be responsible for everything they have done, yap, kebebasan bertanggung jawab. tanyakan kenapa pada pancasila.. :p
ps :
"But when you know for yourselves—these things are moral, these things are blameless, these things are praised by the wise, these things, when performed and undertaken, conduce to well-being and happiness—then do you live acting accordingly."
= Budha =
sebenarnya setiap paham dalam filsafat saling terkait dan berakar dan terakar, begitu juga dengan eksistensialisme, paham ini berkaitan erat dengan berbagai paham pemikiran liberal, humanis, dan sekular.
tp entah bila pemahaman ini disambungkan pada pemikiran teologis, pemikiran tentang Sang Maha Kuasa, karena kata "kebenaran mutlak" tidak dibahas disini, hanya sebatas manusia dalam kehidupannya. mungkin kata "condamned" menurut sartre itu , yang mengutuknya adalah Tuhan. setidaknya itu menurut saya.. haha!
Eksistensialisme mempersoalkan keber-Ada-an manusia, dan keber-Ada-an itu dihadirkan lewat kebebasan. tapi kalo disambungin ama keber ada an, jadi pusing ya, malahan ntar nyambungnya ke habermars, time and being, fenomenologi, imanuel kant, dsb.
enough about this, its my life now, and right now, i'm doing "my own existensialisme", tapi saya sendiri tidak tau batasan kebebasan ini sampai dimana. apa batasannya benar2 berada pada saat menyinggung kebebasaan orang lain? kebebasan ini menimbulkan stagnasi tinggi hingga mencapai taraf kebosanan. hampir semua orang pasti merasakan hal ini.
saya benci mengatakan ini, tapi, saya membutuhkan kehidupan normatif! saya tidak membutuhkan kebebasan.
anyone needs a balance on their life, people are not only condamned to be free but people are also condamned to be responsible for everything they have done, yap, kebebasan bertanggung jawab. tanyakan kenapa pada pancasila.. :p
ps :
"But when you know for yourselves—these things are moral, these things are blameless, these things are praised by the wise, these things, when performed and undertaken, conduce to well-being and happiness—then do you live acting accordingly."
= Budha =
Monday, April 2, 2007
Promiscuous girl
"nafsu adalah sikap yang memperlakukan wanita sebagai alat, bukan sebagai tujuan, sedangkan cinta adalah sikap yang memperlakukan perempuan sebagai tujuan, bukan sebagai alat"
-Jean Paul Sartre-
dia.. aku mengenalnya sesaat sebelum datang ke tempat ini, ku dikenalkan dari seorang kawan, kuakui saat itu aku sudah mulai tergoda.
dia.. masuk ditemani kilauan lampu yang tepat menyorot wajahnya, satu gelas ilusi dan dentuman musik RnB menemaninya malam itu.
dia.. dengan tubuh seksi dengan rok mini dan tangtop yang membalut tubuh putih dan wangi nya itu, membuatku tak tahan untuk memeluknya.
dia.. menerima pelukanku sambil tak berhenti meliukkan tubuhnya, tanpa ada batasan, erat, tubuh kami menyatu, hingga tanpa sadar dan indahnya waktu membuat bibir kami pun ikut menyatu..
dia.. senyumnya membuatku teradiksi akan dirinya, seakan mengajakku untuk lebih erat memeluknya, dan kulakukan, karena aku tidak mungkin membiarkannya menunggu.
dia.. menggodaku untuk menyentuhnya, terlalu indah untuk dilewatkan, dan aku menyentuhnya..
dia.. malam semakin larut, dekapannya semakin erat, dia menggigit, mencium dan memainkan lidahnya bahuku, aku membalasnya dengan ciuman di lehernya.
dia.. memaksaku hilang dari dunia, terbang dan tidak menapak dari lantai, jari telunjuknya menjadi batasan absurd diantara bibirku dan bibirnya.
dia.. mengajak kakiku melangkah ke luar, jauh dari kebisingan dan terbang dalam dinginnya malam, percayalah.. kulakukan..
dia.. akan ada..
".. Promiscuous girl, Wherever you are I’m all alone, And it's you that I want.. Promiscuous boy, You already know, That I’m all yours, What you waiting for?.."
dan lagu itu sayup2 terus terdengar..
-Jean Paul Sartre-
dia.. aku mengenalnya sesaat sebelum datang ke tempat ini, ku dikenalkan dari seorang kawan, kuakui saat itu aku sudah mulai tergoda.
dia.. masuk ditemani kilauan lampu yang tepat menyorot wajahnya, satu gelas ilusi dan dentuman musik RnB menemaninya malam itu.
dia.. dengan tubuh seksi dengan rok mini dan tangtop yang membalut tubuh putih dan wangi nya itu, membuatku tak tahan untuk memeluknya.
dia.. menerima pelukanku sambil tak berhenti meliukkan tubuhnya, tanpa ada batasan, erat, tubuh kami menyatu, hingga tanpa sadar dan indahnya waktu membuat bibir kami pun ikut menyatu..
dia.. senyumnya membuatku teradiksi akan dirinya, seakan mengajakku untuk lebih erat memeluknya, dan kulakukan, karena aku tidak mungkin membiarkannya menunggu.
dia.. menggodaku untuk menyentuhnya, terlalu indah untuk dilewatkan, dan aku menyentuhnya..
dia.. malam semakin larut, dekapannya semakin erat, dia menggigit, mencium dan memainkan lidahnya bahuku, aku membalasnya dengan ciuman di lehernya.
dia.. memaksaku hilang dari dunia, terbang dan tidak menapak dari lantai, jari telunjuknya menjadi batasan absurd diantara bibirku dan bibirnya.
dia.. mengajak kakiku melangkah ke luar, jauh dari kebisingan dan terbang dalam dinginnya malam, percayalah.. kulakukan..
dia.. akan ada..
".. Promiscuous girl, Wherever you are I’m all alone, And it's you that I want.. Promiscuous boy, You already know, That I’m all yours, What you waiting for?.."
dan lagu itu sayup2 terus terdengar..
Subscribe to:
Posts (Atom)